Monthly Archives

September 2015

a moment to remember parenthood tentang Binar Uncategorized

A Moment to Remember : Binar 1st Birthday

This is a little present for you, my dearest Binar…

Hal yang paling tidak terasa berlalunya adalah waktu, 
yang paling bisa kita simpan pun hanya kenangan dalam ingatan. 
Satu tahun lalu, 
Ibu mengulang apa yang di rasakan Nenek saat Ibu akan lahir; 
pertaruhan nyawa untuk tetap hidup atau tidak membuka mata lagi sama sekali. 
Kalau bukan cinta, entah apa sebutannya untuk hal yang begitu menguatkan. 
Tangismu pecah, 
berhasil keluar dari ruang sempit rahim Ibu tepat pada waktunya. 
Ternyata kehidupan sesungguhnya justru baru dimulai saat kamu lahir, 
diiringi merdu adzan dari Ayahmu. 
Beliau menunggu dengan haru sambil tak pernah lepas memegang tangan Ibu dan berbisik, “I Love You. I Love You, Sayang. Aku temenin Ibu terus di sini.” 
Jeda sebentar lalu malaikat kecil ditempelkan ke dada Ibu, 
saat itu Ibu tau ada kamu yang menggantungkan hidupnya pada Ibu. 
Yang rasa haus dan laparnya hanya bisa Ibu yang berikan, 
yang rasa nyamannya hanya dengan sebuah pelukan. 
Satu tahun pertama ini Ibu pikir Ibu yang akan mengajarkan banyak hal, 
tapi ternyata justru kamu yang mengajarkan jauh lebih banyak lagi pada Ibu. 
Tentang sabar, 
Tentang rasa percaya, 
Tentang tanggung jawab, 
Tentang amarah dan air mata, 
Terutama tentang cinta. 
Mungkin semua yang kami berikan tidak akan pernah cukup, 
tapi semoga Binar selalu ingat bahwa Ayah dan Ibu selalu berusaha semampunya. 
Allah begitu baik menghadiahkan Binar untuk Ayah dan Ibu setahun lalu, 
dengan sehat dan sempurna. 
Mata yang bersinar, bibir tipis dan hidung mungil yang lucu. 
Tidak bosan kami pandangi hingga saat ini, 
sungguh kamu mahkluk paling cantik yang pernah kami miliki. 
Selamat ulang tahun yang pertama, Alana Binar Putri Nugraha. 
Semoga perlindungan Allah senantiasa bersama kamu, 
tumbuh jadi anak sehat dan bahagia, 
kuat iman dan Islam-nya, pandai bersyukur, 
dan menjadi apa yang kamu mau dan cita-citakan nanti. 
Ayah & Ibu selalu di sini melihatmu tumbuh, 
mendoakan dan mengupayakan yang terbaik. 
Percayalah, Ayah & Ibu mungkin seringkali gagal dan lalai, 
tapi kami tidak akan pernah berhenti belajar dan mencintai kamu dengan sebaik-baiknya. 

Love,
Ibu.

Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com

#LipsInHD #LipsINHDxBBLOG review sharing Uncategorized

Review : Revlon Ultra HD Lipstick

Holaaaaa!

Ini pertama kalinya saya share review! HUAH. Bismillah ya semoga sudah seperti beauty blogger kebanyakan 😀
Kalau biasanya saya share tentang daily life, random thoughts atau fashion, kali ini saya mau share soal kegilaan saya soal lipstik! Ini hal yang berkali-kali disindir suami tiap kita lagi debatdebat lucu; lipstick saya kebanyakanlah, mahal mahal lah, apalah….
walaupun pada akhirnya dia ga pernah ngelarang saya buat beli sih, dia cuma suka ngeledekin ajah. hehehe.
Nah, berhubung kemarin saya mendadak ngerasain kebosanan terhadap lipstick indie brand yang pre-order di online shop, saya jadi sering berburu lipstick keluaran drugstore yang gampang dicari dan counternya ada di mana-mana.Salah satunya adalah Revlon Ultra HD Lipstick ini.
Well, apa daya? Lipstick kan memang menjadi salah satu pegangan utama perempuan dalam berpenampilan. Jadi lipstick is a must untuk kita para wanita. Pulasan lipstick dengan warna yang berbeda-beda pada bibir dapat menyulap kita menjadi sosok yang baru atau merefleksikan dan memperkuat kepribadian unik kita.
Seperti yang sudah kalian (mungkin) lihat di akun instagram saya pribadi, saya sempat share tentang lipstick  Revlon Ultra HD, di foto itu saya share warna merahkan (Gladioulus – 875), nah yang dua lagi tuh Magnolia – 865 (nude) dan Orchid – 810.

Swatch (kiri ke kanan) : Orchid – Magnolia – Gladioulus


Fun Fact :
Gladioulus – 875 kini kebetulan adalah warna lipstick yang dipakai Emma Stone dalam poster koleksi Revlon Ultra HD yang biasanya kita lihat di counter Revlon. *Makin berasa kaya Emma Stone gak?
Warna varian yang satu ini kalau dilihat sekilas seperti warna merah terang.Tapi menurut saya pribadi, tone untuk Gladioulus – 879 memiliki dasar “true-blue” , dengan merah terang di atasnya. Pulasan lipstick ini tidak berpendara tau tampak overly-glossy, tapi juga tidak sepenuhnya memberikan kesan matte. Menurutku varian Gladioulus merupakan paduan harmonis dari dua aspek tersebut. Oh iya, tergantung pencahayaan, saya melihat pallete yang satu ini dapat juga menyerupai warna orange-red yang memberikan warna yang warm di bibir. Saya rasa warna yang satu ini dapat digunakan pada kesempatan mana pun, formal atau less-formal, atau saat ingin tampil casual but chic, cukup percaya diri saja.
Orchid 801
Untuk Orchid – 801 ini warnanya ungu! LOOK! I GOT A PURPLE LIPS! 
Itu kata yang langsung pop-up di kepala saya saat pertama kali melihat warna Orchid – 801. Faktanya varian Orchid – 801 adalah perpaduan antara Pink Purple dengan Blue bonnet..Warna ini memberikan kesan eclectic, fun, young and colorful, walau tetap dengan feel yang elegan. Perihal busana, aku sarankan untuk berani memadukan busana-busana dengan warna yang kontras atau bertabrakan agar tampak lebih lively dan fun.
Magnolia- 865
Last but not least, varian Magnolia – 865 tidak dapat dipungkiri adalah warna favorit saya pribadi. Saya bias bilang bahwa warna Magnolia ini Pinkish – Nude dan cocok digunakan dalam keseharian kalian semua.Warna semacam ini menurut saya lebih grounded,sifatnya lightweight dan memberikan kesan yang “warm and tender” bagi penggunanya. Mungkin salah satu alas an mengapa warna yang ini terasa lebih membumi adalah karena walau memberikan tampilan opaque, tapi tidak tampak “glittery” dan cenderung ke arah matte.Tekstur dari lipstick ini sangat lembut hingga terasa ringan di bibir dan seperti varian-varian lainnya memiliki coverage yang sangat baik, dapat melingkupi bibir dalam sekali pulas.
Nah, yang patut digaris bawahi dari keunggulan lipstick yang saya pakai ini adalah; sekali pulas di bibir warnanya langsung ‘keluar’. Mungkin kalian udah sempat lihat iklannnya yang dibintangi Emma Stone di atas, nah beneran lho yang di iklan itu.
Biasanya untuk lipstick lain aku dua-tiga kali pulas untuk pakai warna nude biar warnanya beneran keluarga sekadar menyarukan warna asli bibir. Lalu, ini lipstick moist dan enteng banget di bibir.Warnanya cukup tahan lama, kalau ditanya setelah makan pudar atau nggak, jawabannya pudar sedikit.Tapi aku pribadi justru curiga dengan lipstik yang dipakai makan nggak hilang sama sekali. Formula di dalamnya buat kupasti ‘berat’ banget.
Pilihan warnanya cukup banyak, berhubung aku datang ke event launchingnya kemarin, aku sempat lihat-lihat beberapa warna lain yang menarik perhatian.
Ada yang merah keunguan, ini rasanya cocok banget buat acara malam hari deh, dan buat daily ada shade Rose yang soft pink-nya cocok di berbagai warna kulit perempuan asia. LAF!


Belakangan ini yang sering saya pakai tentunya si Magnolia dong! Secara yaah saya suka banget warna nude. 
Buat saya, warna Magnolia – nude yang kayaknya paling menggambarkan kepribadian saya, lalu warnanya juga gampang nge-blend dengan apa yang saya pakai. Terlebih lagi, belakangan saya gemar pakai baju dengan earth tone color, jadi warna nude ini paduan yang cocok banget buat saya.Dulu sih memang suka banget warna terang kayak merah atau shocking pink, tapi biar kelihatan lebih kalem dan keibuan *halah* saya sudah jatuh hati sama warna Magnolia ini! 
Nah makanya pas acara launching Lipstick Ultra HD Revlon kemarin pun aku pakai warna Magnolia yang di mix sama baju aku yang earth tone color. Dua warna ini menurut aku memliki perpaduan yang sempurna dan saling melengkapi satu sama lainnya.

Kali pertama di 2015 saya menghadiri launching event Lipstick, flowery theme yang diangkat jadi tema besarnya bikin acara launching ini terkesan cantik dan mewah. Yang hadir pun ikut memeriahkan dengan flowery outfit, sayangnya saya yang gak sempat belanja baju baru yang bertema flowery, alhasil saya pakai satin silk scarf yang bermotif bunga.


Nggak tanggung-tanggung, goodie bags yang dibagikan setelah selesai acara pun mini vas bunga yang berisi bunga cantik dan tentunya tiga lipstik gratis Revlon Ultra HD. YAY! 

Oiya di event Revlon kemarin aku juga ketemu sama Clara Devi &Ucita Pohan. Tapi saying Binar keburu cranky jadi ga cukup banyak foto-foto. Beberapa Beauty and Fashion Blogger lain yang turut memeriahkan acara antara lain Sasyachi dan juga Patricia Devina Dextra.


Sempat nonton music performance juga di sana dan ikutan fun games yang hadiahnya oke banget, temenku bahkan dapat tote bag! Gemes, deh.Selain itu, aku juga nyobain banyak varian warnanya loh!Saking banyaknya varian warna yang dilansir oleh Revlon ini, saya lupa berapa tissue yang saya habiskan cuma untuk hapus-pakai lagi lipstick warna lain dan coba ragam varian warna. Coba deh kalian kalau mampir ke counternya, check dua warna ini : Iris dan Rose. And tell me what do you think ya 😀 
Soalnya aku pribadi memang suka sekali, mungkin karena sudah cukup bosan dengan lipstick yang lama dengan tekstur yang sama dan itu itu saja, sekalinya ada yang baru dan lebih mudah didapatnya, saya jadi makin suka. Hehehe. dan nggak cukup puas dengan warna yang udah akupunya, akupulang dengan bawa dua shade baru lagiyaitu Iris dan Rose. (dasar impulsif!) :))

Ada photobooth juga yang sayangnya saya lupa ambil padahal udah di cetak huhuhu. Poor Ibu 🙁
Terus, uhm… Oiya! Dari cobain Ultra HD kemarin, aku jadi makin gemes sama lipstiknya Revlon. Aku jadi followers social media baru mereka, i think you guys juga kudu ikutan follow sih biar akika ngga sendirian impulsif sama produk mereka HAHAHA *evil smirk*.  Monggo lhooo :
Jadi, yaaa… itulah dia review dari saya soal Revlon Ultra HD Lipstick.Warnanya yang intens dan nyaman dipakai jadi poin utama buat saya and i really recommend this stuff! Udah bias didapatkan di di store Revlon manapun, lho! Silakan diburu dan dicoba, bui bukkk dan lipstik addict!
And tell me what’s your fave color after that ya!
Ditungguuuuuu 🙂

Love,
Chacha Thaib

Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com

berpartisipasi dalam Revlon Ultra HD Lipstick Launch

#BedaAnakBedaPintar a moment to remember daily routine Indonesian Hijab Blogger inspiring life parenthood tentang Binar Uncategorized

Smart in Her Own Way

Salam,

Lagi pengen cerita deh ini mood-nya hari ini :’)

Mamah saya bilang, saya bisa jalan di umur 10 bulan. Dan rasanya itu membanggakan sekali bagi beliau. Setiap kali ada pembicaraan tentang anak, cerita tentang saya tersebut selalu diceritakan ulang oleh Mamah.
Bahkan hingga saat ini. Hingga sudah ada Binar.
Hingga Binar saat ini berusia hampir satu tahun, omongan Mamah tidak berubah;

“Ayo Binar kapan bisa jalan? Ibu dulu dari umur 10 bulan lho…”
“Itu si A udah bisa jalan..”
dan sebagainya, dan sebagainya.

Lalu saya terusik, nggak? Awalnya iya. Ada sedikit kekecewaan yang timbul saat usia 10 bulan Binar baru mahir berdiri sendiri tapi belum berani melangkah. Kekecewaannya jelas karena saya punya ekspektasi Binar akan seperti saya. Pada kenyatannya, belum tentu.
Salah Binar nggak? Nggak dong.
Saya mungkin salah sedikit karena berekspektasi agak tinggi, tapi ya namannya orang tua, apa sih yang diharapkan kalau bukan anaknya tumbuh sehat, pintar dan membanggakan? Ada satu hal yang kadang kita lupa, agar anak tumbuh bahagia.  *DHEG!*

Dari hasil browsing, saya akhirnya mendarat di website milik Thomas Armstrong, Ph.D, beliau adalah Director of American Institute of Learning and Multiple Intellengence Expert, USA. Web selengkapnya bisa kalian lihat di sini : http://institute4learning.com (Selamat membaca!)

Di situ pula disebutkan tentang penilitian seorang Profesor di Harvard University, yakni Profesor Howard Gardner yang mengemukakan tentang ragam kepintaran anak. Menurut beliau, kepintaran anak dibagi ke dalam 8 kategori utama yakni: Word Smart (Kecerdasan Linguistik), Number Smart (Kecerdasan Logika dan Angka), Picture Smart (Kecerdasan Visual dan Spasial), Music Smart (Kecerdasan Musik), Body Smart (Kecerdasan Gerak Tubuh), People Smart (Kecerdasan Interpesonal), Self Smart (Kecerdasan Intrapersonal) dan Nature Smart (Kecerdasan Naturalis) –kalian bisa langsung baca di website yang saya attach di atas untuk lebih lengkapnya.

Dari situ lah saya sadar, mungkin Binar belum di tahapnya untuk pintar menggerakan anggota tubuhnya seperti berjalan lebih dulu, tapi dia tahap kecerdasan linguistik atau word smart, hal ini biasa ditunjukkan Binar dengan menirukan suara atau apa yang dikatakan Ayah dan Ibunya, walaupun dengan celoteh yang belum kami mengerti dan menggunakan “bahasa bayi”, tapi kami paham bahwa it’s the way she wants to tell us bahwa dia mengerti yang kami sampaikan. Binar suka banget kalau dibacakan buku cerita, favoritnya adalah Snow White. Setelah buku selesai dibaca biasanya Binar bereaksi dengan tepuk tangan :’)
Lalu Binar juga sudah di tahap music smart, di mana dia merespon dengan sangat baik atau bahkan joget ketika dengan alunan musik dari mainan miliknya atau ketika Ayah Ibunya nyanyi.
Bahwa ternyata banyak kepintaran lainnya yang setiap anak miliki dan itu berbeda-beda di setiap anak, jadi menurut saya sih, kalau satu anak ngga bisa melakukan satu hal atau berbeda dengan yang lain bukan berarti dia nggak pintar. Dia mungkin pintar dengan caranya sendiri 🙂

Tiap orang tua pasti punya hal yang dibanggakan tentang anaknya, saya aja ga bisa bohongin perasaan sendiri, kemarin di acara Cathy Sharon’s Baby Shower, Binar diminta ikut games, mendorong dan memutar mainan dari yang disediakan panitia, games lucu-lucuan bareng dua anak lain yang usianya lebih besar dari Binar. Saat dua anak lain diam di tempat, Binar malah memainkan mainan yang disediakan dan dimainkan hingga finish line, walaupun cara ga semestinya :)) tapi yang jelas bukan berarti dua anak lain tidak sepintar Binar, mereka pasti unggul pula dalam hal lain. mereka pun diam karena bingung mungkin liat anak bayi lebih kecil mondar mandir sih :)))
 Tapi setidaknya hal itu membanggakan bagi saya, karena akhirnya dia keluar sebagai juara pertama. YEAY! *nyengir lebar*

photo credits to :
– Ari Subono
– Bressiona Chastity
– Ola Aswandi

So, yeah… mungkin itu yang bisa saya ceritakan kali ini. Semoga kita gak hanya ingin anak jadi pintar, tapi juga selalu membantunya untuk menstimulasi agar hasilnya semakin maksimal. Nggak lupa juga untuk selalu mengajarkan anak untuk berbahagia 🙂

Love,
Chacha Thaib