life

Mommies Days Out (Day 1)

Holiday is just around the corner, everybodeeeee!
Tapi saya udah colongan duluan nih bulan lalu, bareng tiga orang dari member support group kami Buibuksocmed; Fala, Nadia, Chichi.
Jadi ceritanya bulan lalu kami berempat pengen me time, gak lama cuma semaleman ajah.

Me time yang hakiki tanpa anak gitu lho, semacam self reward akhir tahun lah. Selepas menyusui dari dua tahun lalu saya memang belum pernah liburan yang agak jauh tanpa suami dan anak.
Akhirnya singkat cerita berangkat lah kami, tanggal 27-28 dengan rencana flight paling pagi dan pulang dengan flight sore.
Berangkatlah kami, dengan berbekal tiket pesawat dan udah booked hotel di Brown Feather, Seminyak.
Sampai di Bali tujuan utamanya adalah tentu saja makan Nasi Pedas Bu Andika. Sayangnya saat di sini kami ga foto-foto. Yang jelas kenyangin perut dulu aja.
Selesai makan di Bu Andika kami niatnya mau ke Sisterfields, eeeeh ternyata penuh banget! Waiting listnya sampe mengular gitu. Putar balik akhirnya kami menuj5u Revolver Coffe Shop.
Lucu banget sih tempatnya, banyak spot foto tapi kebetulan kami ke sana lagi ramai-ramainya. Akhirnya dapet di area smoking room. Dengan tembok yang bernuansa flowery dan dicat warna pink.
Di sana saya pesan Affogato, surpringly buat saya yang bukan penggemar espresso kopinya jadi pahit banget di lidah saya dan rasa vanilla es krimnya kalah sama kopi. Tapi untuk penggemar kopi pasti happy banget kalo ke sini, karena pilihan kopinya banyak!

Okay, selesai di Revolver, sebelum melanjutkan café hopping kami akhirnya check in di Brown Feather Hotel dulu sekalian touch up! (cieee mau ke mane, buk?)
Kami pesan dua kamar, karena katanya satu kamar ngga bisa untuk lebih dari dua orang, itu pun dengan kamar yang paling besar. Kami pesan kamar berhadapan di lantai bawah, selantai dengan mini pool mereka. Sayangnya, mungkin karena warna keramik kolam renangnya batu hitam, jadi terlihat kurang fresh. Mungkin juga disesuaikan dengan tema hotel mereka yang rustic dan vintage.

Di bagian belakang hotel ada pady fields yang cukup menarik perhatian, enak lah buat di pandang, ngga ‘kota’ banget gitu, lho.
Selesai dandan di kamar masing-masing, kami akhirnya memutuskan untuk makan siang, tapi udah sekitar jam 1 saat itu. Masih di sekitar Seminyak, kami mampir makan siang di Nook. Sudah pasti ya foto-foto di sana yang memang instagram-able banget tempatnya.
Di Nook kami janjian sama salah satu teman kami yang kebetulan memang orang Bali, namanya Putu Aditya atau yang dikenal sebagai @commaditya di berbagai akun sosial medianya.
Di Nook kami duduk di tempat yang cukup strategis (baca : instagram-able karena backgroundnya adalah sawah!)

Di Nook sekitar 1-2 jam, menjelang sore kami tentu saja mau lihat sunset, dong! Berangkatlah ke Finn’s Beach. Ternyata rame banget, bok! Manusianya penuh banget di sana. Akhirnya sesuai saran istri Adit, kami berangkat ke La Favela. Sebetulnya tujuan saya ke Bali memang pengen La Favela ini, tapi awalnya kami pikir ini jauh sekali eh ternyata pas dijalanin ga sejauh itu, kok.
Sayangnya… saat menuju La Favela… HUJAN!
Batal deh lihat sunset, but it’s okay… kami masih sempat foto-foto di the famous La Favela bridge itu kok!

Okay, destinasi selanjutnya, kami mau cari makan ‘bener’. Makan bener means ga penting tempatnya ga bagus, yang penting makanannya enak dan ada nasi!
Berangkatlah kami ke Menega Seafood Resto. Kalau kalian cari di google, best seafood resto in Bali, nama Menega ini biasanya keluar paling atas di berbagai website review makanan. Bener sih, nyampe sana memang seafoodnya enak dan harganya lebih terjangkau dibanding yang lain, sayangnya pilihan bumbu untuk masaknya hanya dibakar.

Sip! Selesai sudah semua destinasi hari pertama dan akhirnya kami memutuskan balik ke Brown Feather untuk istirahat. Siap-siap energi buat hari kedua deeeh!
Bersambung ke postingan selanjutnya yaaa!

Love,
Chacha Thaib

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply