#event. #review

Pentingnya Bonding Time Ibu dan Anak

Pentingnya Bonding Time Ibu dan Anak

Hi Buibuk!
Nggak terasa dua bulan lagi, Alana Binar Putri Nugraha usianya sebentar lagi tiga tahun. Nggak pernah terbayang sebelumnya sama Saya bahwa akhirnya saya sampai pada titik ini. Titik di mana dia saya tinggal bekerja, di mana dia mulai masuk lingkungan kelas bermain untuk bersosialisasi dan mempersiapkan Binar untuk lingkungan sekolah di masa mendatang.

Saya masih ingat, saat Binar lahir, saya bertekad bahwa harus selalu saya yang “memegang” Binar, tidak dengan bantuan helper.
Karena fase dari Binar lahir itu, yang saya tau adalah fase keemasannya. Di mana itu waktu paling baik untuk membangun “bonding” anak dan orang tua. Dari Anak lahir, anak memasuki fase neonatal yaitu 28 hari pertama setelah bayi dilahirkan, merupakan masa paling krusial dalam kehidupan seorang bayi karena tubuhnya sedang mengalami perkembangan dan mengalami perubahan lingkungan yang sangat drastis, sehingga tubuhnya sangat rentang dengan sekitarnya, maka dari itu saya menjaga sekali untuk tetap mendampingi Binar di fase ini.

Di negara kita, masih banyak yang terkesan menyepelekan soal ini. Padahal, berdasarkan data WHO pada tahun 2015, terdapat sekitar 70.000 bayi di Indonesia yang kehilangan nyawanya sebelum menginjak umur 28 hari. Salah satu faktor adalah akibat kurangnya perhatian terhadap perawatan kulit selama masa neonatal yang menyebabkan terjadinya sepsis pada kulit bayi. Sedih banget bacanya? Sedangkan kita merasa bahwa Ibu-ibu udah di Indonesia sudah cukup terpelajar untuk bisa menerapkan hal ini pada anak mereka. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada lebih dari 1 juta kasus sepsis setiap tahunnya dan di Indonesia sendiri ada ribuan kematian bayi yang diakibatkan sepsis melalui kulit di tahun 2015. Dengan adanya info ini, saya berharap banget yang membaca bisa menyebarluaskan info baik ini supaya Ibu-Ibu dan keluarga baru di luar sana bisa lebih paham soal fase ini dan bisa ikut membangun masa depan Anda sedini mungkin dengan baik.

Menurut info yang saya baca, kemungkinan kematian bayi di masa neonatal bisa dikurangi. Terutama apabila penyebabnya adalah sepsis melalui kulit bayi. Caranya adalah dengan memberikan perawatan kulit yang tepat dan efektif bagi bayi. Menyoal efektif ini, setiap Ibu pasti punya preference masing-masing soal apa yang mereka pakaikan untuk Anaknya. Nah, kalau saya pribadi untuk perawatan kulit anak dari Binar bayi, saya percaya JOHNSON’S® Baby, sesimpel karena memang saya dari kecil pakai itu juga, dan biasanya kulit anak dan orang tuanya itu ada kemiripan soal sensitif atau tidaknya dan kecocokan dengan brand tertentu, untuk itulah saya percaya JOHNSON’S® Baby.
Oh iya, saya pernah dengar penjelasan Dr. Bernie Endiarini Medise, Sp.A(K), MPH, Dokter Spesialis Anak, “Selama masa neonatal, kulit bayi sangat sensitif, maka dari itu diperlukan perawatan kulit yang efektif dan tepat bagi bayi di masa neonatalnya. Kandungan emollient yang digunakan dalam perawatan kulit bayi dapat mencegah terjadinya kulit kering/TEWL (Transepidermal Water Loss). Disamping itu, sentuhan ibu selama masa neonatal sangatlah penting, karena selain dapat memperlancar peredaran darah bayi dan juga meningkatkan imunitasnya, sehingga bayi akan lebih sehat, dapat bertumbuh dan hidup lebih panjang.” –saya pribadi setuju sekali atas hal ini.

Atas banyak pertimbangan inilah, mengapa saya dulu selalu ingin Binar “aman” ditangan saya, karena sentuhan Ibu memang sebegitu pentingnya untuk Anak. Bukan cuma untuk memberikan kenyamanan, tapi sentuhan Ibu adalah lebih dari itu semua.
Dalam keadaan saya yang telah kembali menjadi Ibu bekerja sekarang ini, saya harus pintar-pintar mengatur waktu agar bisa menjaga bonding dengan Binar. Sesimpel 15 menit sebelum saya berangkat kerja, Binar sering terbangun, maka saya harus menyempatkan ngobrol sebentar, memandikan Binar, temani dia sarapan dan sebagainya. Begitu pula sebelum tidur, harus ada momen di mana Binar bercerita hari itu apa saja yang dia lakukan, bercanda, atau sambil pijet-pijet kecil di badannya. Biasanya saya pijet di bagian kaki dan punggung biar tidurnya lebih nyaman. Mengingat Binar udah ga bisa diem sekali, dan loncat sana sini pasti sebelum tidur badannya butuh ekstra kenyamanan.
Biasanya untuk cari tips pijet saya mampir ke Instagram JOHNSON’S® Baby tuh, disana banyak info dan tips menarik untuk kita para ibu.

Oiya,

JOHNSON’S® Baby lagi mengadakan kampanye “JOHNSON’S® Baby Sentuhan Penuh Harapan”lho Ibu-ibu sekalian! Kampanye ini dimaksudkan ntuk menyebarluaskan tentang pentingnya sentuhan ibu terhadap bayi melalui pijatan dan sentuhan saat mandi dan memijat, terutama selama masa neonatal. Dan terkait dengan kampanye tersebut, selama bulan Juni dan Juli 2017, JOHNSON’S® Baby juga mengajak para Ibu untuk berpartisipasi secara aktif untuk menyebarkan awareness tentang Sentuhan Penuh Harapan dengan cara:
– Menyebarluaskan pentingnya sentuhan Ibu melalui pijatan dan sentuhan saat mandi dan memijat melalui media sosial
– Berkontribusi dalam program pembelian Sentuhan Penuh Harapan, di mana JOHNSON’S® Baby menggandeng Alfamart dan Save the Children, memberikan para Ibu cara termudah bagi seluruh ibu untuk berpartisipasi, yaitu dengan pembelian minimum Rp 25.000,- produk JOHNSON’S® Baby jenis apapun di seluruh gerai Alfamart di Indonesia, JOHNSON’S® Baby akan mendonasikan Rp 500,- ke Save the Children.
Dalam kata lain, para Ibu di Indonesia telah berkontribusi dan bantu berikan harapan bagi bayi yang kurang beruntung di Indonesia untuk hidup, tumbuh dan melihat dunia. Begituuu lhooo, buibukkk!

Untuk informasi lebih lanjut tentang campaign ini, silakan cek akun media sosial resmi dari Johnson’s Baby yaitu @johnsonsbaby_id (Instagram), @JohnsonsBaby_ID (Twitter) dan https://www.facebook.com/JohnsonsBabyIndonesia (Facebook)

Terima kasih sudah membaca cerita Ibu dan Binar.
Sampai jumpa di postingan selanjutnya yaaa!

Much Love,
Ibu Chacha.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply