Browsing Category

parenthood

#BBLOGID parenthood random thought Uncategorized

Serunya Jadi Seorang Ibu

Jadi Ibu tapi penampilan harus tetap nomor satu!



Kita, sebagai perempuan yang telah menjadi Ibu, biasanya berubah menjadi sosok yang apa-apa mendahulukan kepentingan anak dibanding kepentingan sendiri. Semua peralatan dan keperluan anak saat bepergian tidak ada yang boleh tertinggal.


Hingga kadang kita melupakan kebutuhan kita sendiri. Misalnya saat butuh pertolongan pertama saat nyeri haid, walaupun mudah di dapatnya di mana-mana apalagi super market yang ada di mall, saya tetap sedia Feminax di pouch kesayangan milik saya.

Ini terjadi karena pernah suatu kali pergi, semua keperluan Binar seperti hand sanitizer, tissue basah saat sedang flu, tissue basah untuk lap tangannya ketika selesai makan, tissue basah untuk lap barang barang di sekitar Binar dan juga Lucas Papaw kalau tiba-tiba si anak digigit serangga atau memar karena menabrak sesuatu. Semua saya bawa dalam tas, tidak ada yang tertinggal. Tapi saya lupa kalau saat itu saya sedang haid hari pertama di mana perut mulai kram dan pinggang rasanya mau copot.

Harus dorong stroller dan kadang menggendong pula! Duh, nightmare dikali dua.
Untung Feminax ini mudah sekali dicari dan didapatkan, maka langsung aja saya minum saat itu setelah beli di supermarket.

Semenjak hari itu, saya ga pernah lagi kehabisan stock Feminax di pouch. Selalu siap sedia di dalam tas berbarengan dengan peralatan penting lainnya.

Semenjak menjadi Ibu, saat nyeri haid datang itu jelas ngga bisa dimanja-manja untuk hanya tidur tidur malas di kasur, tapi masiih banyak kegiatan beresin rumah yang menunggu. Belum siapin makan anak, nyuapin, kelonin tidur, temenin main dan sebagainya… makanya saat haid datang badan saya selalu saya ajak tetap aktif. Jadi saat haid datang, bukan penghalang untuk mengerjakan ini itu banyaaaak sekali!

Saya juga kadang masih suka olahraga kecil saat haid, karena memang terbiasa untuk nggamemanjakan badan kalau lagi ada sakit yang dirasa sih, juga dibarengi dengan makan makanan yang sehat, di sini dalam artian saya sedang mengurangi banget β€œjajan”. Jajan bakso, mie ayam dan sebagainya. Mengganti dengan masakan rumahan yang lebih jelas kandungannya hihihi.

Seperti yang sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya, Ibu ibu ngga usah khawatir, Feminax ini aman sekali kok. Ngga bikin ketergantungan apalagi bikin rahim kering, Feminax ini aman sekali untuk dikonsumsi karena kandungan Parasetamol dan ekstrak Hiosiami-nya itu laah yang menjadikan kombinasi keduanyaefektif banget untuk mengatasi rasa nyeri, pusing dan  juga rasa mulas yang kadang timbul pada waktu haid. Begitchu πŸ˜€

Kalau Ibu-ibu ada yang ingin berkonsultasi pun, Feminax menyediakan wadahnya lho, bisa banget curhat seputar masalah haid ke http://www.feminaxstayactive.com/ dan juga ke facebook Femii ActiveGirl lalu twitter @FemiiStayactive . Nah, konsultasi deh di situ sepuasnya! Gratis kok πŸ˜€

Much Love,

Ibu Chacha.



Feminax Stay Active 

 Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com
a moment to remember love life parenthood sharing Uncategorized

Pacaran Lagi

Setelah nikah, ada banyak hal kecil yang dilakukan beberapa pasangan untuk menjaga “letupan” di dalam hati masing-masing agar tetap hidup, dan menyala terang.
Dengan duduk berdua di pinggir tempat tidur saat anak terlelap,
Dengan minum teh hangat pagi hari,
Dengan duduk berdua di coffee shop,
Atau sekadar bicara via udara saat sedang berjauhan.
dan kami, kali ini melakukan hal cukup besar–bagi kami, yaitu nonton ke Bioskop.
Kenapa hal besar? Karena ini mungkin terjadi setahun sekali semenjak Binar lahir :))
Semua hal diatur sedemikian rupa agar jam-nya pas, jadi anak yang ditinggal nggak cranky dan Ayah Ibu pun happy.
Mulai dari berangkat mepet ke jam tayang, dan setelah nonton langsung pulang. Kami janji harus konsisten, yang penting bisa ketawa bareng, pegangan tangan dan cium kecil di kening sebelum film mulai. (priceless!)
Memasuki tahun ke tiga pernikahan kami dan tahun ke lima kami bersama, hal hal seperti ini yang akan kami jaga. Mungkin terlihat kecil, tapi perlahan semua seolah kembali seperti awal pacaran.
Ada rasa deg-degan ketika berangkat dari rumah, tangan kiri suami yang menggengam sebentar saat lampu merah, ngobrol hal remeh temeh di sepanjang perjalanan… semuanya bikin saya kangen pacaran lagi… sama orang yang sama. Sama orang yang udah jadi Ayahnya anak saya ini πŸ™‚
Thank you, Sayang!
CBK4 Cussons Bintang Kecil 4 daily routine parenthood Tumbuh dengan Cinta Uncategorized video CBK.

Much Love, Ibu.

Waktu saya duduk di sekolah dasar, saya sempat bingung karena Mamah saya masih menggunakan produk bayi pada saya, saat itu Mamah selalu jatuh cinta pada Cussons Baby, yang sampai sekarang bahkan saya gunakan untuk Binar.

Berbeda kemasan rupanya nggak bikin isi dan kandungan Cussons Baby berubah pula, malah semakin baik dengan inovasi-inovasinya. Glad to know!

Sama seperti Mamah, sebelum memilihkan yang terbaik untuk anak saya juga cek dulu ingeridients dan lainnya, tapi saya jelas juga sudah tau bahwa semua kandungan dalam Cussons Baby sudah teruji secara klinis, aman bagi anak, dan nyaman pula untuk orang tua yang memercayakan perawatan bayinya pada Cussons Baby.

Ada yang berubah memang dari kemasan Cussons Baby, bisa di-check ke http://www.cussonsbaby.co.id
kalau diperhatikan, di kemasannya sekarang ada logo berbentuk hati yang seperti ingin menyampaikan The Talking Hearts, bahwa kasih sayang dan cinta ibu dan anak yang berasal dan bicara dari hati ke hati. How sweet :’)
bahkan Sampai sekarang aja untuk hapus make-up dan pijat saya masih sering menggunakan Baby Oil dari Cussons Baby, wanginya yang classic itu lho yang bikin inget masa kecil, belum lagi bedaknya.. jadi inget selalu dipakein sama Mamah sebelum berangkat sekolah.
Sekarang juga rangakaian produknya selalu saya pakai buat Binar, Binar suka cologne yang berwarna biru juga body lotionnya yang selalu saya pakai sehabis mandi. Kadang kalau sudah selesai dandan setelah mandi, botol-botolnya masih dijadiin mainan sama Binar, ditaro di β€œmeja rias” kecilnya lah sambil kadang minta dibukain dan dipake ke muka sambil ngaca-ngaca, tapi aman kok πŸ˜€
Kandungan Milk & Chamomile di dalam body lotion Cussons Baby itu yang jadi pertimbangan saya untuk percaya pada Cussons Baby, Milk untuk merawat dan menutrisi kulit Binar sedangkan Chamomile untuk selalu ngejaga kenyamanan kulit Binar, lengkap lah semuanya makanya keluarga kami awet banget jatuh cintanya sama Cussons.

Dear Binar,
 Ibu cuma mau bilang, bahwa sepenuh hati Ibu selalu berusaha untuk memberikan Binar yang terbaik. Mulai dari perawatan tubuh sampai baju yang Binar pakai itu Ibu pilih dengan berbagai pertimbangan. Semua mainan Binar itu Ibu pilih satu-satu, Ibu pastikan semua aman. Apalagi untuk perawatan tubuh Binar, Ibu pastikan Ibu memberikan kenyamanan yang akan lekang sampai Binar besar nanti. I Love You, Sayang.
 Much Love,
Ibu Chacha.

Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com
#BBLOGID #ScottsEmultionID parenthood review sharing Uncategorized

Yang Terbaik Untuk Binar


Beberapa minggu belakangan, saya bisa dibilang sedang hectic banget dengan banyaknya pekerjaan, deadlines, janjian meeting dengan klien dan urusan brand clothing line saya yang sedang saya bangun ini.

Mungkin memang Tuhan kan suka bercanda ya, jadi semua kegiatan ‘ditumpahkan’ semuanya dalam satu waktu, termasuk hal yang biasanya bukan saya yang handle. Salah satunya adalah urusan suapin Binar makanan. 
Sejujurnya, Binar itu makan paling sering sama neneknya, atau kadang sama helper. Karena saya ini cukup pendek ‘sumbu’nya. hahahah. Serius. Saya bukan tipe yang sabarrrr banget kalo lagi nyuapin anak, apalagi kalo Binar udah geleng-geleng dan bilang ‘nggak’ kalo lagi mau disuapin makan. Kalau dibikin versi kartun, pasti kepala saya udah ngebul keluar asap :))
Beda sama Mamah saya, mamah saya itu lebih sabar kalau nyuapin cucu-nya, beda sama saya.
Berhubung Mamah saya lagi sibuk urus Papah yang beberapa waktu lalu harus masuk RS untuk operasi, jadilah urus suap-suap ini saya yang lakuin dan ternyata bener ya… melatih kesabaran bok!
Tapi kalo udah liat anak lagi tidur suka gimanaaaa gitu kalo inget saya ga sabaran sama anak :’)

Tapi satu hal yang keliatan menurun dari Mamah saya, adalah saya seperti beliau yang suka kasih vitamin ke anaknya. kayaknya semua Ibu kali yah begini?

Merk vitaminnya juga saya pilih yang sama seperti yang Mamah saya kasih ke saya dulu; Scott’s Emulsion Original.
Berhubung Scott’s bisa diminum dari anak umur setahun dan Binar sekarang udah 15 bulan, maka saya ngerasa memang udah waktunya Binar minum Scott’s.
Tiap Ibu pasti punya alasan dibalik setiap apa yang dilakukan dan dipilihkan untuk anaknya. Sama kayak Mamah, Mamah pilih Scott’s karena kandungannya DHA dan vitamin A & D di dalamnya. We all know kandungan DHA yang cukup itu sangat baik untuk perkembangan dan fungsi otak anak. Jadi jelaslah untuk kelegaan pribadi saya pilih Scott’s untuk memenuhi kebutuhan Binar. Pokoknya semua yang terbaik buat Binar.
Binar termasuk yang picky sama makanan, atau sama siapa yang nyuapin makan, deh. Jadi harus tricky banget nyuapinnya. Saya aja hampir nyerah karena dia sering kekeuh ga mau makan, ya jelaslah ya saya khawatir sama perkembangannya. Makanya akhirnya saya tambahkan vitamin yang kasih satu sendok setiap harinya sejak Binar 13 Bulan dan kami jelas sepakat bahwa Scott’s adalah pilihan terbaik karena udah turun temurun pula dari Ibunya kecil πŸ™‚

Saya inget banget pertama kali dikasih Mamah waktu saya SD yang rasa original, karena udah cukup besar dan tau banyak rasa, saya dan kakak saya tentu nolak ke mamah, tapi pelan-pelan mamah menjelaskan manfaatnya jadi kami setuju untuk mengkonsumsi Scott’s setiap harinya. Nah sama seperti Binar, awalnya Binar juga nolak, tapi saya yang harus ekstra tricky ini akhirnya ga kehabisan akal dan milih untuk melarutkan Scott’s ke dalam makanan yang saya sediakan buat Binar.
Boleh loooh dicek nih resepnya :

Yoghurt Buah
1 sdm Scott’s Emulsion
100 – 125 mL (1 pot) yoghurt stroberi atau mangga
1. Campur Scott’s Emulsion ke dalam pot yoghurt dan sajikan.

Surprisingly, Binar mau aja tuh kalo udah dicampur gitu! Ibu juga happy karena ga perlu repot dehh dengan drama anak tutup mulut saat mau disuap vitamin hihihi πŸ˜€
Jadi gak hanya vitamin yang terdapat dari buah, Binar juga dapet kandungan DHA dari Scott’s yang sudah saya campurkan ke yoghurt.
Berhubung DHA ini elemen penting dan banyak sekali kegunaannya, makanya saya concern banget untuk urusan ini. 
Kalau semua kebutuhan anak sudah terpenuhi dengan baik dan kita juga sudah memberikan yang terbaik juga kan kita ga perlu khawatir lagi dengan perkembangannya, yakan?

Much Love,
Ibu Chacha.




Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com

Scott’s Emulsion Facebook

CBK4 Cussons Bintang Kecil 4 Emotional Bonding Nursing Room parenthood review sharing Tumbuh dengan Cinta Uncategorized

Our Fave Nursing Room Ever!

Haiiii…!

Kalau ada dari pembaca blog saya di sini yang sering baca Twitter atau Instagram saya, pasti sering banget seliweran kalau saya suka banget bawa Binar ke Mall.
Iya soalnya, sebagai warna Jakarta saya suka bingung cari hiburan ke mana kalau bawa Binar. Paling sering ke Taman Suropati pagi-pagi. Atau yang lagi jadi inceran banget sih pengen ke Eco Park Ancol biar Binar puas main lari-larian di sana. Atau Scientia Park? nanti kali ya gedean dikittt lagi.
Sebenernya kenapa saya suka ke mall selain one stop shopping ya karena memang saya selalu cari tempat yang nyaman. Nyaman buat main, buat makan, buat belanja dan buat nyusuin tentunya.
Soalnya, anaknya Ibu Chacha dan Ayah Bisma ini termasuk yang picky sekali kalau lagi mau dikasih ASI.
Binar itu soalnya kalau di nursing room, bisa lamaaaa banget. Dari main dulu, ganti diapers, pijet pake baby lotion baru deeeh nyusuin. Saya harus mastiin bahwa di luar rumah pun saya memberikan anak saya yang selalu tumbuh dengan cinta ini kenyamanan dan suasana yang menyenangkan.
Sejauh ini nursing room favorit kami adalah kepunyaan salah satu mall di Jakarta Selatan, ini nih :

Harus di rumah, di mobil atau di nursing room yang terang benderang dan nyaman. Masalahnya, ga semua mall juga punya nursing room senyaman itu. Di Mall  aja ga semua kaya gitu, gimana di tempat umum biasa. Di taman? Mana ada. Saya harus ke mobil dulu untuk nyusuin.

Kebayang ga sih gimana mudahnya dan merasa tertolongnya, kita, para Ibu ibu ini kalau ada nursing room di tempat umum yang mumpuni?
Nah, masih ingat dong Ibu ibu dengan adanya Cussons Bintang Kecil 4 yang diadakan oleh Cussons Baby?

Jadi selain hadiahnya yang 1 milyar, di #CBK4 Cussons Baby juga akan mendonasikan Rp.500 dari setiap anak yang berpatisipasi dalam lomba ini, dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan nursing room di tempat umum. How cool!
Maka dari itu, aku niat banget berpatisipasi dalam acara yang diselenggarakan Cussons Baby ini. Karena ada semacam ‘misi kemanusiaan’-nya juga toh πŸ™‚

Baiklaaaah,
langsung aja check check info selengkapnya  ke :

– TW : https://twitter.com/cussonsmumme_id
– Web : http://cussonsbaby.co.id
 – Microsite : http://cbk.cussonsbaby.co.id/

Much Love,
Ibu Chacha

Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com

#ngebukalapak daily routine parenthood random thought review Uncategorized

Whatever Makes Them Happy

Holaaa!

Kemarin saat di jalan pulang sehabis pergi bersama suami dan anak, suami saya tiba-tiba bilang; “Bu, kita nanti tukeran kado yuk pas tahun baru!” Mukanya berbinar banget. Lucu deh.
Yang saya tangkap sih, ini cara lain suami buat menyampaikan bahwa dia kepengen dibeliin sesuatu πŸ˜€ (yes, Love. I got it!)
Suami saya itu punya satu hobi; koleksi Tomica. Yang mana, waktu hamil saya malah ketularan beli Tomica walaupun maunya yang Disney. Dan rencananya kami ingin menularkan ini ke Binar. Pengennya sih Binar biar mengkoleksi My Little Pony, tapi… Tidak ada salahnya juga sih kalau dikenalkan ke koleksi orang tuanya. Ya, kan?

The thing is… Saya dan suami kalau udah ke toko mainan anak ya fokusnya ke mainan dia, jadi kita agak susah untuk hunting si Tomica ini. Sampai suatu hari saya lagi ada perlu untuk jual barang di Bukalapak.com dan saya baru tau bahwa Bukalapak.com ada kanal hobi di mana isinya banyaaaak banget yang jual Tomica! Ihiy, I am a happy wifey!
Baru kali ini sih saya nemu e-commerce lokal yang selengkap ini sampe ada Tomica di dalemnya, udah gitu Tomica-nya ada yang limited edition yang ga masuk di toko offline. 






Berhubung pengalaman belanja saya di Bukalapak.com terbilang menyenangkan, saya akhirnya bolak balik jajan di sana. Karena semua prosesnya udah jelas aman, mudah, bisa dipercaya dan bebas risiko penipuan! Bahkan ada jaminan uang kembali kok kalau barang yang kita beli nggak sampai juga dalam waktu empat hari.
Saya biasanya akses lewat PC, atau kalau sambil iseng tengah malem gitu langsung lewat apps-nya yang saya install di handphone. Dua-duanya bisa di akses dengan gampang, tentunya. Sekarang banyaknya e-commerce kayak gini, tentunya kita, ibu-ibu pasti cari yang lengkap dong yah… Dari mulai gadget, keperluan rumah tangga, fashion bahkan barang-barang kecil perintilan hobi kayak saya nyari tomica itu. Suami saya sih hobinya beli Tomica, tapi kalo suami kalian sukanya batu akik, di Bukalapak.com juga lengkap banget loh!
Kalo saya pribadi sih prefer bayarnya pake BukaDompet, supaya lebih mudah dengan sekali top up langsung bisa belanja berkali-kali. Tapi bisa pake metode lain juga kok kayak transfer via bank gitu. Aku tau ini dari blog-nya Fala sih, jadi si BukaDompet itu semacam dompet virtualnya Bukalapak.com gitulah yang bisa kita isi, jadi kalau misalnya kita mau beli apaa gitu langsung bisa di debit dari saldo yang kita punya di BukaDompet. Gampang, kan?



Oiya, btw di Bukalapak.com buat bulan ini lagi ada promo juga. (Iya, mereka punya banyak banget promo makanya akik belanja muluuu!) Tapi kalo yang ini, promonya jelas berpengaruh banget buat seller nih.
Jadi biasanya kan kita suka kecil hati yah, kalo punya lapak jualan di sosial media tapi followersnya masih dikit atau belum banyak yang tau soal lapak jualan kita. Nah ini tuh kita tinggal minta promoin sama Bukalapak.com nge-share produk dan lapak jualan kita.
Jadi caranya cuma tinggal foto produk dan lapak kamu yang mau dipromosiin, terus kamu kirim via direct message Instagram Bukalapak.com, nanti sama team Bukalapak.com bakal di-review dan kamu akan dikirimkan petunjuk selanjutnya. Naaah, kalau udah selesai semua, kamu tinggal duduk anteng nunggu akun Bukalapak.com posting barang jualan kamu di akun mereka deeeh!

Itu kalau via Instagram yah, kalo via Twitter mah tinggal ketik : [Promosi Nama Barang] spasi [@bukalapak] spasi [link: bukalapak.com/(nama lapak)] spasi [#Ngebukalapak] — tapi harus follow Twitternya Bukalapak.com dulu yah!



Gituuuu! Yang jualan makin gampang, yang beli juga senaaaang!
Selamat belanjaaaaaaa!

Love,

Ibu Chacha.





Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com
CBK4 Cussons Bintang Kecil 4 Emotional Bonding parenthood Tumbuh dengan Cinta Uncategorized video CBK.

Grow Happy and Healthy, Sayang!

Salam,

Haiiiii!
Perasaan belum lama deh posting acara ulang tahunnya Binar, eh ternyata udah lewat dua bulan lho. Udah satu tahun dua bulan umurnya anak saya. bentar lagi tiba-tiba udah satu tahun enam bulan… bentar lagi dua tahun! Terus selesai deh nyusuinnya. HUWAAAA~

Beberapa teman saya ada yang bahkan menyusui lebih dari dua tahun, karena mereka mau weaning with love dan membiarkan anaknya ‘menyapih’ dirinya sendiri sampai dia udah nggak mau nyusu langsung dari Ibunya.
terlepas dari benar atau salah menyusui lebih dari dua tahun, saya percaya setiap Ibu punya alasannya masing-masing yang kita ngga perlu tahu pasti atau mendetail sampai sebegitunya.
yang saya tahu cuma ada dua hal yang dia pikirkan; anaknya memang ga bisa kena susu UHT dan karena beliau Ibu bekerja, momen menyusui adalah bonding time yang berharga sekali bagi mereka berdua. Manis banget yah?
Saya juga belakangan lagi sering banget ninggalin Binar dua sampai tiga jam untuk kepentingan kerjaan di luar rumah,
Berhubung Binar nggak bisa ditinggal saat lagi tidur karena dia pasti bolak balik kebangun untuk nyusu, jadi saya pasti ninggalin dia saat dia lagi main atau lagi makan dan disuapin sama helper.
Tapi, saya nggak mau kehilangan banyak momen, jadi saat saya hanya berduaan dengan Binar, momen itu saya manfaatin banget untuk main sama dia, mijitin dia, atau sekedar dandanin dia setelah mandi. Saya ingin kasih tau bahwa Binar betul-betul tumbuh dengan cinta dari orang tuanya sekalipun kami kadang punya kesibukan yang tidak bisa melibatkan Binar di dalamnya.
Momen menyusui adalah emotional bonding yang paling penting buat saya. Kapan lagi tatap-tatapan sama anak yang syahdu itu ya gak sih, Ibu ibu? :’)
Mungkin saya akan patah hati kayak ibu ibu lain deh kalau udah tiba waktunya anak untuk ‘disapih’.
Kadang dari momen-momen menyenangkan itu saya sengaja banget minta diabadikan momennya lewat foto. Entah sama Ayahnya, sama Ibu saya atau bahkan sekarang saya ajarin helper untuk bisa ambil foto yang bagus hihihi πŸ˜€

Nah kalian pasti ada juga kan, foto-foto bagus dan abadi itu? sekalian aja diikut sertakan buat Cussons Bintang Kecil 4!
Kalau denger hadiahnya, pasti langsung pada pengen deh; Iya hadiahnya 1 milyaaaaar buibuk!
Yang ngadain event-nya juga kan udah kelasan Cussons yah, ga perlu diragukan lagi lah. Siapa sih yang ga kenal brand Cussons yakan? Binar aja suka banget sama body lotionnya. Hihihi gaya yahhh anak bayi udah pake body lotion :))

Kalau di Cussons Bintang Kecil sebelumnya kan cuma ada kategori foto gitu yah, nah di tahun ini ada satu kategori baru gitu, yaitu video. Udah gitu, Cussons Baby akan kasih donasi Rp 500 untuk tiap anak yang mengikuti kompetisi CBK4.  Nah dana donasi itu bakal digunain untuk bikin nursing room di tempat umum. Menarik kaaaan?



Cusss langsung aja main main deh cek info lengkapnya di :

– TW : https://twitter.com/cussonsmumme_id
– Web : http://cussonsbaby.co.id
 – Microsite : http://cbk.cussonsbaby.co.id/

Goodluck Buibuuuuk!

Love,
Ibu Chacha

Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com

a moment to remember love life marriage parenthood Uncategorized

Yang Akan Kuceritakan

Nggak ada yang bilang bahwa pernikahan dan menjadi orang tua adalah hal yang mudah.
Nggak ada juga yang bilang bahwa setiap pernikahan pada akhirnya akan memiliki sisi sangat beratnya masing-masing.
Karena setiap orang mungkin punya batas toleransi dan penerimaan yang berbeda-beda.
Termasuk saya.
Bukan satu hal yang mudah untuk saya, sebagai istri dan sebagai Ibu dalam hampir tiga tahun pertama yang cukup mengejutkan.
Bukan satu hal yang berat juga bagi saya, karena saya tahu saya tidak sendirian, dan saya tau pada akhirnya… it’s all worth it. All the pain, all the tears and all the things we’ve been through… so far.

Yang akan saya ceritakan kelak mungkin kepada Binar adalah betapa kami berdua selalu berusaha.
Walaupun ada saat kedua orang tuanya jatuh dan tidak saling membantu, atau bahkan ketika keduanya melompat untuk menggapai yang lebih baik.
Yang akan saya ceritakan kelak mungkin kami berdua pernah masing-masing menangis tanpa saling tahu, atau bahkan kami tertawa lepas di atas nasib yang belum bisa diubah sesuai keinginan kami.
Yang akan saya ceritakan kelak mungkin adalah betapa Ayahnya seorang pekerja keras saat jauh dari keluarganya, juga tukang tidur yang tak kenal waktu ketika sudah di rumah. Dan kami menerima keduanya.

Yang akan saya ceritakan kelak mungkin adalah betapa Ayahnya menahan letih menempuh jarak agar bisa bertahan satu hari lagi untuk berada di sekitar anaknya dan bermain juga membaca buku.
Meluangkan dua hari untuk kebersamaan yang begitu berkualitas.

(Ps : if you reading this, Sayang. I really want to say Thank You for these past few days. I appriciate it. A lot.)

Telat satu hari memang kalau postingan ini dibuat untuk Hari Ayah Nasional,
tapi tidak ada yang terlambat mungkin, untuk memperbaiki semuanya dan memulai lagi dari awal tepat dari hari kemarin.

Terima kasih untuk waktunya yang sudah diluangkan untuk kami,
Terima kasih karena kamu mau berusaha lebih keras lagi,
… dan memutuskan untuk tidak menyerah pada ‘kita’.

Love,
Ibu Chacha

Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com

#BedaAnakBedaPintar life parenthood tentang Binar Uncategorized

Mellow Mommy Moments

Dari kecil,
Setiap kali saya ditanya apa cita-cita saya, saya selalu jawab; “Mau jadi sutradara…”
Saya nggak punya cita-cita seperti beberapa teman lain yan ingin jadi dokter, pilot atau guru.
Lucunya, orang tua saya juga nggak pernah tuh secara langsung atau tidak langsung “mengecilkan” cita cita saya.
Mungkin karena lihat basic pekerjaan Papah saya yang berkutat di bidang serupa.
Mereka cuma menyampaikan apa tanggung jawabnya kalau saya akhirnya berhasil mencapai cita-cita yang saya tinggikan itu.
“Nanti kalau jadi sutradara, waktu buat keluarganya susah lho…”
“Kalau mau jadi sutradara, cari suaminya yang ngerti kerjaannya ya, jadi ga sering berantem”
dan lain lain, dan lain lain.

Makin dewasa saya akhirnya makin mikir realistis, kalau yang disampaikan sama orang tua saya ada benarnya. Pekerjaan sebagai sutradara yang tidak mengenal pagi atau malam tentunya tidak bisa oleh saya dijadikan profesi yang diseimbangkan juga sebagai ibu rumah tangga.
Akhirnya saya meredam jauh cita-cita itu dan memutuskan untuk menekuni dunia tulis menulis.
Yang akhirnya berhasil membawa saya menelurkan novel dan kumpulan cerpen bersama teman-teman lainnya.
Pertanyaan saya belakangan ini, bisakah saya jadi orang tua yang mengarahkan atau minimal menemani anak tumbuh bersama cita-cita yang ia tinggikan nanti?
Bisakah saya sebijak orang tua saya dalam membimbing?
dan sederet pertanyaan lain.
Tapi akhirnya saya “nyasar” di Procal Parenting Club, kalian bisa check web nya di : https://www.progoldparentingclub.co.id/bedaanakbedapintar/

Di sana saya jadi merasa terbantu dengan ngeliat video anak anak yang punya kemampuan kecerdasan masing-masing yang berbeda. Saya jadi bisa lebih pintar mencari apa yang menjadi interest-nya Binar dan saya kembangkan. Belakangan Binar lagi seneng banget joget dan dengerin musik, saya jadi lebih sering memutarkan Binar lagu-lagu dengan irama yang bisa bikin dia nge-dance hihihi

di website https://www.progoldparentingclub.co.id/bedaanakbedapintar/ dengan 4 video masing masing kepintaran anak, dijelaskan juga observasi kepintaran yang mungkin belum kita “pelajari” sebelumnya.  And that’s make me really happy and enjoying motherhood :’)

Lalu kita bisa “terjun” langsung untuk untuk mengobservasi kira kira anak kita lebih cocok di kelas apa sih untuk mengembangkan kepintarannnya itu. Dengan menjawab berbagai pertanyaan yang bisa kita sesuaikan dengan pengalaman kita dengan anak selama ini. Nantinya jika sudah selesai akan keluarlah hasil dari observasi itu. Voilaaaa! ketahuan deh anak kita pintarya bisa semakin di asah ke arah mana. Seruuu!

Selamat mencobaaaa buibuk!

Love,
Chacha Thaib

Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com
ELC parenthood tentang Binar Uncategorized

Binar dan Mainan.

Haloooo!

Dulu, sebelum saya punya anak. Waktu saya masih ajak main keponakan saya, Alula, rasanya gatel banget pengen beliin mainan terus. Jadi setiap kali pergi, bahkan sampe sekarang, saya cukup sering beliin Alula mainan.
Bedanya, dulu saya langsung beli. Ga pake mikirin;
apa mainannya bagus untuk tumbuh kembangnya?
apa mainannya tahan lama?
apa mainannya membantu motorik Alula?
apakah mainannya worth the price?




Pokoknya saya cuma beli. Sampe sekarang saya punya anak, saya baca banyak baca dan saya banyak tau.
Sampe akhirnya saya nemuin satu hal yang sejujurnya semacam guilty pleasure buat saya;
Mainan untuk Binar. Mainan yang bener-bener sesuai umur dan fungsinya, mainan yang tahan lama, mainan yang harga dan kualitasnya memang sepadan dan yang penting membantu motorik halus untuk Binar.

Ada satu mainan Alula yang ‘dilungsurkan’ ke Binar, stack berbentuk seperti donat yang disusun-susun. Alula dapet itu dari sodara, yang pas iseng iseng saya check harganya ternyata harus extra dari budget yang biasa saya keluarkan untuk mainan, karena keluaran brand ELC.
Saya bahkan sempat bilang ke kakak saya, mainan Alula yang stack ini jangan sampe rusak, simpenin  buat anakku nanti. Eh bener aja, mainannya awet sampe sekarang Binar yang seneng banget mainin.
Mungkin ada yang pernah lihat di Instagram saya Binar main berdua Ayahnya.

Dulu juga saya ada rasa takut masuk ELC, gatau kenapa. Mungkin karena orang bilang barangnya memang bagus banget tapi ya itu tadi, harus extra di budget.
But you know, tak kenal maka tak sayang toh?
Saya penasaran, akhirnya saya mampir ke ELC Grand Indonesia, biasanya ke sana cuma untuk beli kado, karena saya pikir Binar masih cukup mainan dari kado dan dari lungsuran kakak sepupunya. Anak umur belum setahun waktu itu mau main apa sih? Paling bola dilempar-lempar.
But then i was wrong.
Saya lepas Binar di area bermain di area “Playtime” yang disediakan ELC memang untuk anak anak yang datang bisa mencoba langsung, and she is so happy!

Ternyata,

Di ELC itu semua mainan bisa dibuka, dicoba dan dimainkan dulu, jadi gak ada deh yang namanya salah beli atau mainannya gak cocok buat anak kita. Saya sempet agak-agak β€œamaze” sih karena kan kalo di tempat lain kita gak bisa begini, bahkan SPGnya suka ngeliatin terus kan curiga kita mau buka…hihi
Daaaan…
Pas ngobrol sama SPG disini sangat komunikatif, saya banyak dikasih tau kalo ELC itu mainannya dirancang untuk anak mulai usia 0 – 8 tahun buat membantu motorik halus dan kasar. Material yang tersedia disini juga dijamin keamanannya, gak beracun, gak ada ketajaman, dan tahan banting! Ini nih yang terpenting. hahahhaha! Karena ya namanya anak anak, ada kalanya mainannya yang harusnya didorong malah dibanting, yang harusnya dilempar malah dimakanin. *krayyyy*
jadi yaaah mempertimbangkan itu semua, itu lah alasan saya anggap “gapapalah mahal sedikit, namanya juga buat anak.”

Walaupun dalam hati saya tau saya harus meredam hasrat belanja skin care dan lipstick dan disisihkan untuk beli mainan Binar saat keluar dari ELC ini hahahahaha.
Btw, keseringan bolak balik ke ELC, akhirnya SPG di sana mulai hafal sama muka Binar, jadi kalau dateng dan main ke sana, Binar udah kayak di rumah sendiri :))




Binar sekarang lagi seneng banget main di Activity Table ELC yang jadi pilihan kami, nanti saya share di Instagram deh videonya hihihi.








Yah, jadi begitu ya ibu ibu. Dulu saya sering mencibir ke mereka yang beliin anaknya mainan dengan harga extra, tapi saya padahal ga paham alasan mereka dibalik itu semua. Mungkin memang niatnya sama kaya saya, bantu anaknya bermain sambil mengembangkan dengan baik motorik kasar dan halusnya. Binar jadi bisa melakukan sesuatu yang baru yang dia pelajari sendiri dari mainan yang saya kasih, disamping itu juga saya dari Binar 4 bulan memang membiasakan dia untuk dibacakan read along play book sebelum tidur, jadi stimulasi ke otaknya pun seimbang.

So what’s your favorite parenthood things so far? Saya ternyata selain nyusuin, saya seneng nemenin dan perhatiin Binar kalau lagi main πŸ™‚

Peluk cium,
Ibu Chacha.


Not allowed to copy & paste photo without permission. Copyright of chachathaib . com